Kartini dalam kacamataku
Kartini yang seorang anak bangsawan dan hidup berkecukupan baik dari segi materi, pendidikan dan strata sosial, membuat ia banyak teman dan banyak kesempatan untuk meraih apa yang diinginkan dan begitu mudah menyalurkan aspirasi dalam dirinya pada khalayak ramai.
Namun ketika ia merasa ada ganjalan dalam menyampaikan satu keinginannya yang lebih luas, yaitu lepas dari protokol dan aturan keluarga yang membelenggu ruang geraknya untuk berbagi kepada sesama wanita diluar sana yang kurang beruntung untuk mendapatkan pendidikan, ia bertekad kuat bahwa suatu saat ia akan menerobos masa untuk mewujudkan Wanita Indonesia yang maju dan berhak atas pendidikan serta mendapatkan kesempatan dimanapun, kapanpun.
Kartini tak ingin ada diskriminasi dalam memperoleh pendidikan juga kesempatan untuk maju, bukan berarti menelantarkan tugas rumah tangga atau kewajiban lainnya sebagai perempuan.
Melalui sahabat-sahabatnya di luar negeri maka aspirasi Kartini berhasil diungkap ke publik dalam sebuah buku karya J Abendanon berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang.
Walau aspirasinya baru sebatas wacana namun tak dipungkiri, semangat dan segala aspirasi yang beliau curahkan sangat berpengaruh dalam meledakkan semangat wanita Indonesia sampai saat ini.
Tulisan ini saya ikutsertakan untuk kompetisi yang diadakan oleh Blog Reni Marthauli beserta 21 Blogger Kartini
Banyak yang mempunyai Opini bahwa bisnis MLM atau multi level marketing itu adalah usaha aji mumpung dan mengandalkan usaha downline saja? siapa bilang? gak dong yang jelas apapun pekerjaan itu pasti harus ada usaha untuk memperoleh penghasilan itu.

